Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Lapandewa:

Kecamatan Lapandewa memiliki 7 Desa/Kelurahan.

Lapandewa Makmur

Kodepos: 93746

Gaya Baru (Gayabaru)

Kodepos: 93746

Burangasi Rumbia

Kodepos: 93746

Burangasi

Kodepos: 93746

Lapandewa Kaindea (Lapandewa Kaidea)

Kodepos: 93746

Lapandewa

Kodepos: 93746

Lapandewa Jaya

Kodepos: 93746

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Tentu, berikut adalah daftar tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Lapandewa, Buton Selatan:

**Tempat Wisata:**

1. <b>Pantai Lakadao</b> (Pantai berpasir putih yang indah dengan air laut yang jernih, cocok untuk berenang dan bersantai.)
2. <b>Air Terjun Lapandewa</b> (Air terjun yang terletak di tengah hutan dengan suasana yang sejuk dan alami, menawarkan pengalaman wisata petualangan.)
3. <b>Puncak Tompona</b> (Menawarkan pemandangan indah bentang alam Kecamatan Lapandewa dari ketinggian, cocok untuk menikmati matahari terbit atau terbenam.)

**Kuliner:**

1. <b>Kasopa</b> (Makanan tradisional Buton yang terbuat dari jagung yang ditumbuk halus dan dimasak dengan santan dan rempah-rempah. Biasanya disajikan dengan ikan bakar atau lauk lainnya.)
2. <b>Parende</b> (Sup ikan khas Buton yang kaya akan rempah-rempah dengan rasa asam segar, cocok dinikmati saat cuaca dingin.)
3. <b>Kasoami</b> (Makanan pengganti nasi yang terbuat dari singkong yang diparut dan dikukus, biasanya dinikmati dengan berbagai macam lauk pauk.)

**Hal Menarik:**

1. <b>Kerajinan Tenun Buton</b> (Lapandewa memiliki tradisi menenun kain khas Buton yang indah dengan motif-motif yang unik dan beragam. Anda bisa melihat langsung proses pembuatannya atau membeli sebagai oleh-oleh.)
2. <b>Adat dan Budaya Masyarakat Lapandewa</b> (Masyarakat Lapandewa masih menjunjung tinggi adat dan budaya tradisional Buton, seperti upacara adat, tarian tradisional, dan musik tradisional. Anda bisa berinteraksi dengan masyarakat setempat untuk mempelajari lebih lanjut tentang budaya mereka.)