Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪
Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:
Kodepos untuk Kecamatan Kuantan Hilir Seberang:
Kecamatan Kuantan Hilir Seberang memiliki 14 Desa/Kelurahan.
Pulaubaru
Kodepos: 29562
Pulauberalo
Kodepos: 29562
Pulaukulur
Kodepos: 29562
Pelukahan
Kodepos: 29562
Pengalihan
Kodepos: 29562
Lumbok
Kodepos: 29562
Teratak Jering
Kodepos: 29562
Tanjungpisang
Kodepos: 29562
Danau
Kodepos: 29562
Kasang Limau Sundai
Kodepos: 29562
Koto Rajo
Kodepos: 29562
Tanjung
Kodepos: 29562
Sungaisorik
Kodepos: 29562
Rawang Oguang
Kodepos: 29562
Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟
Tentu, berikut adalah daftar tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kuantan Singingi, Riau:
**Tempat Wisata:**
1. <b>Bendungan Sungai Sirih</b> (Bendungan ini menawarkan pemandangan air yang tenang dan area terbuka yang cocok untuk bersantai atau piknik. Potensi untuk pengembangan wisata air juga ada.)
2. <b>Panorama Alam Bukit Rimbang Baling</b> (Menawarkan pemandangan perbukitan hijau yang indah, cocok untuk penggemar fotografi alam dan trekking ringan. Lokasi yang strategis untuk menikmati matahari terbit dan terbenam.)
3. <b>Area Sungai Kuantan (sepanjang Kecamatan Kuantan Hilir Seberang)</b> (Sungai ini menjadi daya tarik utama. Aktivitas seperti memancing, berperahu, atau sekadar menikmati pemandangan sungai bisa menjadi pilihan.)
**Kuliner:**
1. <b>Gulai Ikan Patin Baung</b> (Gulai ikan patin dengan bumbu khas, menggunakan ikan patin segar yang banyak ditemukan di Sungai Kuantan. Biasanya dimasak dengan santan dan rempah-rempah lokal.)
2. <b>Mie Lendir Khas Kuantan</b> (Mie kuning yang disiram dengan kuah kental yang kaya rasa, biasanya terbuat dari kacang tanah dan rempah-rempah. Disajikan dengan kerupuk dan taburan bawang goreng.)
3. <b>Anyang Pakis</b> (Hidangan sayur yang terbuat dari pakis segar yang direbus dan dicampur dengan kelapa parut yang dibumbui. Rasanya segar dan sedikit pedas.)
**Hal Menarik:**
1. <b>Tradisi Pacu Jalur Mini di Sungai</b> (Pacu Jalur merupakan tradisi perlombaan perahu panjang khas Kuantan Singingi. Versi mininya sering diadakan di Sungai Kuantan, khususnya di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, sebagai ajang hiburan dan melestarikan budaya.)
2. <b>Kearifan Lokal Masyarakat dalam Mengelola Sumber Daya Alam</b> (Masyarakat setempat memiliki pengetahuan tradisional dalam menjaga kelestarian alam, terutama sungai dan hutan. Cara mereka bercocok tanam, memancing, dan mengolah hasil hutan secara berkelanjutan patut diapresiasi.)
**Tempat Wisata:**
1. <b>Bendungan Sungai Sirih</b> (Bendungan ini menawarkan pemandangan air yang tenang dan area terbuka yang cocok untuk bersantai atau piknik. Potensi untuk pengembangan wisata air juga ada.)
2. <b>Panorama Alam Bukit Rimbang Baling</b> (Menawarkan pemandangan perbukitan hijau yang indah, cocok untuk penggemar fotografi alam dan trekking ringan. Lokasi yang strategis untuk menikmati matahari terbit dan terbenam.)
3. <b>Area Sungai Kuantan (sepanjang Kecamatan Kuantan Hilir Seberang)</b> (Sungai ini menjadi daya tarik utama. Aktivitas seperti memancing, berperahu, atau sekadar menikmati pemandangan sungai bisa menjadi pilihan.)
**Kuliner:**
1. <b>Gulai Ikan Patin Baung</b> (Gulai ikan patin dengan bumbu khas, menggunakan ikan patin segar yang banyak ditemukan di Sungai Kuantan. Biasanya dimasak dengan santan dan rempah-rempah lokal.)
2. <b>Mie Lendir Khas Kuantan</b> (Mie kuning yang disiram dengan kuah kental yang kaya rasa, biasanya terbuat dari kacang tanah dan rempah-rempah. Disajikan dengan kerupuk dan taburan bawang goreng.)
3. <b>Anyang Pakis</b> (Hidangan sayur yang terbuat dari pakis segar yang direbus dan dicampur dengan kelapa parut yang dibumbui. Rasanya segar dan sedikit pedas.)
**Hal Menarik:**
1. <b>Tradisi Pacu Jalur Mini di Sungai</b> (Pacu Jalur merupakan tradisi perlombaan perahu panjang khas Kuantan Singingi. Versi mininya sering diadakan di Sungai Kuantan, khususnya di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, sebagai ajang hiburan dan melestarikan budaya.)
2. <b>Kearifan Lokal Masyarakat dalam Mengelola Sumber Daya Alam</b> (Masyarakat setempat memiliki pengetahuan tradisional dalam menjaga kelestarian alam, terutama sungai dan hutan. Cara mereka bercocok tanam, memancing, dan mengolah hasil hutan secara berkelanjutan patut diapresiasi.)