Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪
Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:
Kodepos untuk Kecamatan Mangoli Tengah:
Kecamatan Mangoli Tengah memiliki 9 Desa/Kelurahan.
Buruakol
Kodepos: 97793
Capalulu
Kodepos: 97793
Urifola
Kodepos: 97793
Mangoli
Kodepos: 97793
Wailoba
Kodepos: 97793
Paslal
Kodepos: 97793
Waitulia
Kodepos: 97793
Wai U
Kodepos: 97793
Jere
Kodepos: 97793
Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟
Oke, ini dia daftar tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Mangoli Tengah, Kepulauan Sula, Kabupaten Maluku Utara:
**Tempat Wisata:**
1. <b>Pantai Wai Ina</b> (Pantai dengan pasir putih yang indah dan air laut yang jernih, cocok untuk berenang dan bersantai. Dikenal karena ketenangannya dan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler.)
2. <b>Air Terjun Wai Ue</b> (Air terjun yang terletak di tengah hutan tropis yang asri. Menawarkan kesegaran alami dan pemandangan yang menenangkan. Cocok untuk trekking dan menikmati keindahan alam.)
3. <b>Pulau kecil tanpa nama di sekitar Mangoli Tengah</b> (Beberapa pulau kecil tak berpenghuni di sekitar Mangoli Tengah menawarkan potensi wisata bahari yang belum terjamah. Cocok untuk petualangan dan eksplorasi snorkeling serta diving jika kondisi memungkinkan.)
**Kuliner:**
1. <b>Ikan Bakar Colo-Colo</b> (Ikan segar yang dibakar dengan bumbu khas Maluku, disajikan dengan sambal colo-colo yang pedas dan segar. Sambal colo-colo terbuat dari irisan cabai, bawang merah, tomat, dan jeruk nipis.)
2. <b>Papeda Sagu</b> (Makanan pokok dari sagu yang dimasak hingga menjadi bubur kental. Biasanya disantap dengan ikan kuah kuning atau ikan bakar. Teksturnya kenyal dan rasanya tawar, namun kaya akan serat.)
3. <b>Gohu Ikan Tuna</b> (Tuna mentah yang dipotong dadu dan direndam dalam campuran jeruk nipis, bawang merah, cabai, dan rempah-rempah lainnya. Hidangan ini segar, pedas, dan sangat populer di kalangan masyarakat setempat.)
**Hal Menarik:**
1. <b>Keramahan Masyarakat Lokal</b> (Masyarakat Mangoli Tengah dikenal sangat ramah dan menyambut wisatawan dengan tangan terbuka. Ini memberikan pengalaman yang otentik dan menyenangkan bagi para pengunjung.)
2. <b>Tradisi Adat Suku Sula</b> (Kecamatan Mangoli Tengah masih mempertahankan tradisi adat Suku Sula, termasuk upacara adat, tarian tradisional, dan seni kerajinan tangan. Pertunjukan dan ritual adat dapat menjadi daya tarik wisata budaya.)
**Tempat Wisata:**
1. <b>Pantai Wai Ina</b> (Pantai dengan pasir putih yang indah dan air laut yang jernih, cocok untuk berenang dan bersantai. Dikenal karena ketenangannya dan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler.)
2. <b>Air Terjun Wai Ue</b> (Air terjun yang terletak di tengah hutan tropis yang asri. Menawarkan kesegaran alami dan pemandangan yang menenangkan. Cocok untuk trekking dan menikmati keindahan alam.)
3. <b>Pulau kecil tanpa nama di sekitar Mangoli Tengah</b> (Beberapa pulau kecil tak berpenghuni di sekitar Mangoli Tengah menawarkan potensi wisata bahari yang belum terjamah. Cocok untuk petualangan dan eksplorasi snorkeling serta diving jika kondisi memungkinkan.)
**Kuliner:**
1. <b>Ikan Bakar Colo-Colo</b> (Ikan segar yang dibakar dengan bumbu khas Maluku, disajikan dengan sambal colo-colo yang pedas dan segar. Sambal colo-colo terbuat dari irisan cabai, bawang merah, tomat, dan jeruk nipis.)
2. <b>Papeda Sagu</b> (Makanan pokok dari sagu yang dimasak hingga menjadi bubur kental. Biasanya disantap dengan ikan kuah kuning atau ikan bakar. Teksturnya kenyal dan rasanya tawar, namun kaya akan serat.)
3. <b>Gohu Ikan Tuna</b> (Tuna mentah yang dipotong dadu dan direndam dalam campuran jeruk nipis, bawang merah, cabai, dan rempah-rempah lainnya. Hidangan ini segar, pedas, dan sangat populer di kalangan masyarakat setempat.)
**Hal Menarik:**
1. <b>Keramahan Masyarakat Lokal</b> (Masyarakat Mangoli Tengah dikenal sangat ramah dan menyambut wisatawan dengan tangan terbuka. Ini memberikan pengalaman yang otentik dan menyenangkan bagi para pengunjung.)
2. <b>Tradisi Adat Suku Sula</b> (Kecamatan Mangoli Tengah masih mempertahankan tradisi adat Suku Sula, termasuk upacara adat, tarian tradisional, dan seni kerajinan tangan. Pertunjukan dan ritual adat dapat menjadi daya tarik wisata budaya.)