Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪
Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:
Kodepos untuk Kecamatan Way Pangubuan:
Kecamatan Way Pangubuan memiliki 8 Desa/Kelurahan.
Tanjung Ratu Ilir
Kodepos: 35213
Candi Rejo
Kodepos: 35213
Banjar Ratu
Kodepos: 35213
Banjar Kertahayu
Kodepos: 35213
Lempuyang Bandar
Kodepos: 35213
Purnama Tunggal
Kodepos: 35213
Banjar Rejo
Kodepos: 35213
Putra Lempuyang
Kodepos: 35213
Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟
Oke, berikut adalah daftar tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Way Pangubuan, Lampung Tengah, Kabupaten Lampung:
**Tempat Wisata:**
1. <b>Bendungan Way Seputih</b> (Bendungan ini menawarkan pemandangan air yang luas dan sering digunakan untuk kegiatan memancing atau sekadar bersantai menikmati suasana alam. Potensial untuk pengembangan wisata air).
2. <b>Persawahan Terbentang</b> (Hamparan sawah hijau yang luas dan terbentang di sebagian wilayah Way Pangubuan menawarkan pemandangan yang menyegarkan mata, terutama saat musim tanam atau panen. Cocok untuk fotografi landscape).
3. <b>Sungai Way Seputih</b> (Sungai ini melintasi wilayah Way Pangubuan dan memiliki potensi untuk wisata air seperti arung jeram ringan atau sekadar bermain air di tepi sungai. Perlu pengelolaan yang baik agar aman dan nyaman).
**Kuliner:**
1. <b>Pindang Ikan Baung</b> (Pindang ikan baung adalah hidangan khas Lampung yang menggunakan ikan baung sebagai bahan utama. Kuahnya yang asam pedas dan segar sangat cocok dinikmati saat makan siang).
2. <b>Seruit</b> (Seruit adalah hidangan tradisional Lampung yang terdiri dari ikan bakar yang dicampur dengan sambal terasi, tempoyak (durian fermentasi), dan lalapan. Rasanya unik dan kaya rempah).
3. <b>Gulai Taboh</b> (Gulai Taboh adalah gulai yang menggunakan santan kental (taboh) sebagai bahan utama. Biasanya dimasak dengan berbagai macam sayuran dan daging atau ikan. Rasanya gurih dan lezat).
**Hal Menarik:**
1. <b>Tradisi Gotong Royong</b> (Masyarakat Way Pangubuan masih menjunjung tinggi tradisi gotong royong dalam berbagai kegiatan, seperti membangun rumah, membersihkan lingkungan, atau saat musim panen. Hal ini menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan dan solidaritas).
2. <b>Kerajinan Tangan Lokal</b> (Beberapa desa di Way Pangubuan memiliki potensi kerajinan tangan lokal, seperti anyaman bambu, kerajinan kayu, atau tenun. Produk-produk ini bisa menjadi oleh-oleh khas dan mendukung perekonomian masyarakat setempat).
**Tempat Wisata:**
1. <b>Bendungan Way Seputih</b> (Bendungan ini menawarkan pemandangan air yang luas dan sering digunakan untuk kegiatan memancing atau sekadar bersantai menikmati suasana alam. Potensial untuk pengembangan wisata air).
2. <b>Persawahan Terbentang</b> (Hamparan sawah hijau yang luas dan terbentang di sebagian wilayah Way Pangubuan menawarkan pemandangan yang menyegarkan mata, terutama saat musim tanam atau panen. Cocok untuk fotografi landscape).
3. <b>Sungai Way Seputih</b> (Sungai ini melintasi wilayah Way Pangubuan dan memiliki potensi untuk wisata air seperti arung jeram ringan atau sekadar bermain air di tepi sungai. Perlu pengelolaan yang baik agar aman dan nyaman).
**Kuliner:**
1. <b>Pindang Ikan Baung</b> (Pindang ikan baung adalah hidangan khas Lampung yang menggunakan ikan baung sebagai bahan utama. Kuahnya yang asam pedas dan segar sangat cocok dinikmati saat makan siang).
2. <b>Seruit</b> (Seruit adalah hidangan tradisional Lampung yang terdiri dari ikan bakar yang dicampur dengan sambal terasi, tempoyak (durian fermentasi), dan lalapan. Rasanya unik dan kaya rempah).
3. <b>Gulai Taboh</b> (Gulai Taboh adalah gulai yang menggunakan santan kental (taboh) sebagai bahan utama. Biasanya dimasak dengan berbagai macam sayuran dan daging atau ikan. Rasanya gurih dan lezat).
**Hal Menarik:**
1. <b>Tradisi Gotong Royong</b> (Masyarakat Way Pangubuan masih menjunjung tinggi tradisi gotong royong dalam berbagai kegiatan, seperti membangun rumah, membersihkan lingkungan, atau saat musim panen. Hal ini menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan dan solidaritas).
2. <b>Kerajinan Tangan Lokal</b> (Beberapa desa di Way Pangubuan memiliki potensi kerajinan tangan lokal, seperti anyaman bambu, kerajinan kayu, atau tenun. Produk-produk ini bisa menjadi oleh-oleh khas dan mendukung perekonomian masyarakat setempat).