Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Karangpenang (Karang Penang):

Kecamatan Karangpenang (Karang Penang) memiliki 7 Desa/Kelurahan.

Bluuran (Blu Uran)

Kodepos: 69254

Tlambah

Kodepos: 69254

Bulmatet

Kodepos: 69254

Poreh

Kodepos: 69254

Karangpenang Oloh (Karang Penang Oloh)

Kodepos: 69254

Karangpenang Onjur (Karang Penang Onjur)

Kodepos: 69254

Gunung Kesan

Kodepos: 69254

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Tentu, berikut adalah daftar poin tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Karangpenang, Sampang:

**Tempat Wisata:**

1. <b>Pantai Lon Malang</b> (Pantai ini terkenal dengan pasir putihnya yang indah dan ombaknya yang tenang, cocok untuk bersantai dan bermain air. Tersedia juga warung-warung yang menjual makanan dan minuman).
2. <b>Wisata Air Sumber Otok</b> (Tempat wisata yang menawarkan kesegaran sumber mata air alami. Cocok untuk berenang dan menikmati suasana pedesaan yang asri).
3. <b>Agrowisata Kebun Mangga Karangpenang</b> (Pengunjung bisa menikmati keindahan perkebunan mangga yang luas dan berkesempatan memetik langsung buah mangga saat musim panen).

**Kuliner:**

1. <b>Sate Laler</b> (Sate daging sapi atau kambing yang dipotong kecil-kecil menyerupai laler (lalat). Rasanya gurih dan nikmat disajikan dengan bumbu kacang).
2. <b>Petis Madura</b> (Petis khas Madura yang memiliki rasa unik dan kuat. Cocok sebagai pelengkap makanan seperti rujak atau tahu campur).
3. <b>Nasi Serpang</b> (Nasi campur khas Madura dengan berbagai lauk pauk seperti daging, ikan, sayuran, dan sambal. Setiap warung biasanya memiliki ciri khas rasa yang berbeda).

**Hal Menarik:**

1. <b>Kerajinan Batik Madura</b> (Karangpenang memiliki beberapa pengrajin batik dengan motif khas Madura yang kaya warna dan filosofi. Pengunjung bisa melihat proses pembuatan batik secara langsung).
2. <b>Tradisi Carok</b> (Walaupun kontroversial, tradisi Carok (duel) masih menjadi bagian dari budaya Madura. Di Karangpenang, tradisi ini masih dilestarikan meskipun dalam bentuk yang lebih simbolis dan edukatif).