Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Waru:

Kecamatan Waru memiliki 12 Desa/Kelurahan.

Bajur

Kodepos: 69353

Sumber Waru

Kodepos: 69353

Tampojung Pregih (Tampojung Pregi)

Kodepos: 69353

Tampojung Guwa

Kodepos: 69353

Tampojung Tengah

Kodepos: 69353

Tampojung Tenggina

Kodepos: 69353

Ragang

Kodepos: 69353

Sana Laok

Kodepos: 69353

Waru Timur

Kodepos: 69353

Waru Barat

Kodepos: 69353

Tlonto Ares

Kodepos: 69353

Tegangser Laok (Tagangser Laok)

Kodepos: 69353

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Baik, berikut adalah daftar tempat wisata, tempat kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Waru, Pamekasan:

**Tempat Wisata:**

1. <b>Pantai Talang Siring</b> (Pantai indah dengan pasir putih yang luas, cocok untuk bersantai dan menikmati pemandangan laut. Terdapat perahu nelayan yang menambah daya tarik.)
2. <b>Pemandian Sumber Pong</b> (Pemandian alami dengan air yang jernih dan segar. Tempat yang tepat untuk berenang dan melepas penat di tengah alam.)
3. <b>Bukit Brukoh</b> (Bukit dengan pemandangan alam yang menawan, menawarkan udara segar dan spot foto yang menarik. Cocok untuk hiking ringan.)

**Tempat Kuliner:**

1. <b>Sate Lalat Waru</b> (Sate dengan potongan daging yang sangat kecil (seukuran lalat) dan bumbu khas yang gurih dan lezat. Salah satu kuliner ikonik Pamekasan.)
2. <b>Nasi Serpang</b> (Nasi campur khas Madura dengan lauk pauk yang beragam seperti ikan tongkol, kerang, dan sayuran yang dibumbui khas. Rasanya pedas dan nikmat.)
3. <b>Rujak Pamekasan</b> (Rujak buah segar dengan bumbu kacang petis yang khas. Rasanya segar, manis, asam, dan pedas, cocok untuk dinikmati di siang hari.)

**Hal Menarik Lainnya:**

1. <b>Kerajinan Batik Tulis Waru</b> (Kecamatan Waru dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan batik tulis di Pamekasan. Anda dapat melihat langsung proses pembuatan batik dan membeli kain batik dengan motif yang beragam.)
2. <b>Tradisi Rokat Tase'</b> (Upacara adat masyarakat pesisir sebagai bentuk syukur kepada Tuhan atas hasil laut yang melimpah. Biasanya dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya.)