Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪
Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:
Kodepos untuk Kecamatan Pilangkenceng:
Kecamatan Pilangkenceng memiliki 18 Desa/Kelurahan.
Muneng
Kodepos: 63154
Pulerejo
Kodepos: 63154
Purworejo
Kodepos: 63154
Kedungrejo
Kodepos: 63154
Wonoayu
Kodepos: 63154
Pilangkenceng
Kodepos: 63154
Sumbergandu
Kodepos: 63154
Kedungmaron
Kodepos: 63154
Duren
Kodepos: 63154
Dawuhan
Kodepos: 63154
Bulu
Kodepos: 63154
Kenongorejo
Kodepos: 63154
Ngengor
Kodepos: 63154
Gandul
Kodepos: 63154
Luworo
Kodepos: 63154
Kedungbanteng (Kedung Banteng)
Kodepos: 63154
Krebet
Kodepos: 63154
Ngale
Kodepos: 63154
Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟
Baik, berikut adalah daftar tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Pilangkenceng, Madiun, Kabupaten, Jawa Timur:
**Tempat Wisata:**
1. <b>Waduk Notopuro</b> (Waduk ini menawarkan pemandangan yang indah dan sering dijadikan tempat memancing oleh warga sekitar. Cocok untuk bersantai dan menikmati suasana pedesaan).
2. <b>Sumber Air Banyu Urip</b> (Sumber air alami yang dipercaya memiliki khasiat tertentu oleh masyarakat setempat. Tempat ini sering dikunjungi untuk berendam atau sekadar menikmati kesegaran airnya).
3. <b>Area Persawahan Pilangkenceng</b> (Pemandangan sawah hijau yang membentang luas menawarkan ketenangan dan keindahan alami. Cocok untuk berjalan-jalan santai atau berfoto-foto).
**Kuliner:**
1. <b>Pecel Pilangkenceng</b> (Pecel khas Madiun yang disajikan dengan bumbu kacang yang lezat dan sayuran segar. Ciri khasnya mungkin terletak pada penggunaan bahan-bahan lokal atau resep keluarga).
2. <b>Sate Ponorogo (Warung Lokal)</b> (Walaupun lebih identik dengan Ponorogo, beberapa warung di Pilangkenceng mungkin menawarkan sate Ponorogo dengan cita rasa yang otentik. Sate ayam dengan bumbu kacang yang kaya dan irisan bawang merah).
3. <b>Nasi Tiwul</b> (Makanan tradisional yang terbuat dari singkong yang dikeringkan. Biasanya disajikan dengan lauk pauk seperti sayur lodeh atau ikan asin. Mencerminkan kekayaan kuliner tradisional).
**Hal Menarik:**
1. <b>Kerajinan Anyaman Bambu</b> (Pilangkenceng dikenal dengan kerajinan anyaman bambunya. Anda bisa menemukan berbagai macam produk seperti keranjang, tas, atau hiasan rumah yang dibuat oleh pengrajin lokal).
2. <b>Tradisi dan Budaya Lokal</b> (Kecamatan ini memiliki tradisi dan budaya lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakatnya. Anda bisa menyaksikan berbagai upacara adat atau pertunjukan seni tradisional pada waktu-waktu tertentu).
**Tempat Wisata:**
1. <b>Waduk Notopuro</b> (Waduk ini menawarkan pemandangan yang indah dan sering dijadikan tempat memancing oleh warga sekitar. Cocok untuk bersantai dan menikmati suasana pedesaan).
2. <b>Sumber Air Banyu Urip</b> (Sumber air alami yang dipercaya memiliki khasiat tertentu oleh masyarakat setempat. Tempat ini sering dikunjungi untuk berendam atau sekadar menikmati kesegaran airnya).
3. <b>Area Persawahan Pilangkenceng</b> (Pemandangan sawah hijau yang membentang luas menawarkan ketenangan dan keindahan alami. Cocok untuk berjalan-jalan santai atau berfoto-foto).
**Kuliner:**
1. <b>Pecel Pilangkenceng</b> (Pecel khas Madiun yang disajikan dengan bumbu kacang yang lezat dan sayuran segar. Ciri khasnya mungkin terletak pada penggunaan bahan-bahan lokal atau resep keluarga).
2. <b>Sate Ponorogo (Warung Lokal)</b> (Walaupun lebih identik dengan Ponorogo, beberapa warung di Pilangkenceng mungkin menawarkan sate Ponorogo dengan cita rasa yang otentik. Sate ayam dengan bumbu kacang yang kaya dan irisan bawang merah).
3. <b>Nasi Tiwul</b> (Makanan tradisional yang terbuat dari singkong yang dikeringkan. Biasanya disajikan dengan lauk pauk seperti sayur lodeh atau ikan asin. Mencerminkan kekayaan kuliner tradisional).
**Hal Menarik:**
1. <b>Kerajinan Anyaman Bambu</b> (Pilangkenceng dikenal dengan kerajinan anyaman bambunya. Anda bisa menemukan berbagai macam produk seperti keranjang, tas, atau hiasan rumah yang dibuat oleh pengrajin lokal).
2. <b>Tradisi dan Budaya Lokal</b> (Kecamatan ini memiliki tradisi dan budaya lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakatnya. Anda bisa menyaksikan berbagai upacara adat atau pertunjukan seni tradisional pada waktu-waktu tertentu).