Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Colomadu:

Kecamatan Colomadu memiliki 11 Desa/Kelurahan.

Ngasem

Kodepos: 57179

Bolon

Kodepos: 57178

Malangjiwan

Kodepos: 57177

Paulan

Kodepos: 57176

Gajahan

Kodepos: 57176

Blulukan

Kodepos: 57174

Gawanan

Kodepos: 57175

Gedongan

Kodepos: 57173

Tohudan

Kodepos: 57173

Baturan

Kodepos: 57171

Klodran

Kodepos: 57172

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Oke, berikut adalah daftar tempat wisata, kuliner, dan hal menarik lainnya di Kecamatan Colomadu, Karanganyar:

**Tempat Wisata:**

1. <b>De Tjolomadoe</b> (Bekas pabrik gula yang disulap menjadi pusat seni, budaya, dan MICE. Tempat ini sering menjadi lokasi konser, pameran, dan acara pernikahan. Arsitektur industrial yang unik menjadi daya tarik tersendiri).
2. <b>The Heritage Palace</b> (Museum yang menampilkan koleksi mobil-mobil klasik dan barang antik lainnya. Bangunan bergaya Eropa yang megah menjadi spot foto yang populer).
3. <b>Taman Pancasila Colomadu</b> (Taman kota yang asri dan cocok untuk bersantai bersama keluarga. Dilengkapi dengan fasilitas bermain anak dan area jogging).

**Kuliner:**

1. <b>Sate Buntel Pak H. Bejo Leter S</b> (Sate buntel legendaris yang terkenal dengan dagingnya yang empuk dan bumbu yang meresap. Dibakar dengan arang sehingga menghasilkan aroma yang khas).
2. <b>Gudeg Bu Mari</b> (Warung gudeg yang sudah lama berdiri dan menjadi favorit warga lokal. Gudegnya manis gurih dengan lauk ayam dan krecek yang lezat).
3. <b>Ayam Goreng Mbah Karto Tipes</b> (Meskipun namanya Tipes, lokasinya dekat dengan Colomadu. Ayam goreng dengan bumbu khas yang meresap hingga ke tulang. Dihidangkan dengan sambal bawang yang pedas).

**Hal Menarik:**

1. <b>Batik Colomadu</b> (Colomadu memiliki beberapa pengrajin batik dengan motif yang khas. Anda bisa melihat langsung proses pembuatan batik dan membeli oleh-oleh batik berkualitas).
2. <b>Tradisi Wiwitan Panen Padi</b> (Beberapa desa di Colomadu masih melestarikan tradisi wiwitan panen padi, yaitu upacara adat sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang melimpah).